Minggu, 24 Agustus 2014

Meeres Stille aka Silent Sea

"Damn, WTF is happening!?"

Film asal mobil VW ini bakal bikin kalian penasaran setengah mati. Film ini sepertinya dibuat dengan hati-hati. mengisahkan tentang keluarga yang lama tidak berkumpul, kemudian berpergian untuk berlibur bersama. Pembawaan kamera, seperti pencahayaan, mengisyaratkan penonton untuk bersiap jika tiba-tiba muncul hantu didepan layar. Tapi ini bukan film horor, tapi misteri psikologis. Kelakuan ibunya yang aneh, belum lagi hubungan keluarga yang membuat penonton bertanya-tanya. Di pertengahan film membuat saya membayangkan apa yang sebenarnya terjadi. Apakah pria yang tiba-tiba muncul itu adalah hantu? apakah ibunya sedang sakit jiwa? Ataukah rumah yang mereka tempati ternyata berhantu? Pertanyaan-pertanyaan dan imajinasi bagaimana film ini berakhir membuat kepala pusing. Dan seiring berakhirnya film, semua pertanyaan dan imajinasi itu terjawab.
+Film yang bikin pusing penontonya, jalan cerita yang tidak biasa, ide yang orisinil
-Diakhir, terkesan ada pemaksaan bagaiman film ini harus berakhir

Menonton film ini teringat Shutter Island atau Memento.

Jumat, 25 Juli 2014

12 Angry Man

Pernahkah diantara kalian yang pernah menonton film 12 Angry Man? Film yang berdurasi 96 menit menceritakan tentang 12 orang juri yang menetukan hukuman mati anak muda berkulit hitam berusia 18 tahun yang menjadi tersangka terhadap pembunuhan bapaknya sendiri. Film ini berada pada urutan ke 7 film dengan rating tertinggi menurut website IMDb.com.

Menurut saya film ini salah satu film istimewa, mengapa? Karena 12 Angry Man adalah film hitam putih, bersaing dengan film berwarna dan visual efek yang menajubkan mata. Bahkan sebuah film sangat sederhana, yang membuat kita terpana. Film bukanlah sekedar media hiburan, tapi alat untuk meyakinkan penonotonya. Meyakinkan penontonnya bahwa apa yang mereka lihat memang benar-benar terjadi. Untuk film fantasi diperlukan make up, CG, dll untuk meyakinkan kepada penonton bahwa ada sihir, elf, dwarf diluar sana. Tapi 12 Angry Man jauh lebih mendasar dari itu. Film ini mampu meyakinkan kita bahwa ada seorang anak yang sedang diadili dan diperlakukan tidak adil karena perbedaan warna kulit. Kemudian, karakter utama yang berusaha membela hanya karena menginginkan adanya kesempatan yang sama bagi setiap orang dalam proses hukum, dan saat ini kita jarang menyebutnya dengan keadilan.
Dialog yang terjadi serasa begitu alami al'a Amerika tahun 1950an dan pengembangan karakter yang membuat film ini terasa begitu menarik untuk disimak. Bagi yang suka berdebat dan meyakinkan orang lain, film ini tidak boleh ketinggalan untuk ditonton.

Apakah ada kejahatan yang diperlukan didunia ini?

Sang ayah menasehati anaknya bahwa tidak ada kejahatan yang diperlukan didunia ini. Lalu sang anak menyalakan televisi dan melihat berbagai kejahatan dunia. Pejabat yang memakai dasi digiring kedalam mobil tahanan dan disaluran berikutnya adanak-anak yang menangis kelaparan. Kejahatan itu ada dimuka bumi, lantas jika dunia berdiri kedalam keseimbangan apakah tidak ada kekuatan yang menyeimbanginya? Sebagian dari mereka menyebutnya dengan kebenaran, sebagian lagi menyebutnya dengan keadilan, itu adalah nama-nama yang digunakan orang-orang yang tertindas untuk melawan kekuatan kejahatan.
Seorang pencuri dihukum karena kejahatannya mencuri rumah orang kaya. pencuri itu berkata didepan juri "Apa yang anda perlakukan kepada saya tidaklah adil! Saya mencuri karena saya tidak memiliki apapun lagi untuk dimakan, saya tidak memiliki harta atau pekerjaan untuk mendapatkannnya. Saya mengambil barang  untk memenuhi kebutuhan saya sekeluarga. Apakah itu salah?"

Senin, 26 Agustus 2013

Mekanisme Permohonan Informasi Publik

Setelah mendapat pelatihan di Bumi Sawangguling oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Saya menjadi tahu, ternyata kita, sebagai Warga Negara memiliki hak atas informasi publik. Hak Informasi juga penting lho! Selain dari hak-hak dasar lainnya. Hak memperoleh informasi ternyata sudah dijamin sejak 2008. Yaitu dengan dikeluarkannya Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Namun tidak banyak yang tahu caranya mendapatkan informasi, khususnya informasi yang sensitif, biasanya seputar uang. Beruntungnya saya, AJI memberikan pelatihan tentang bagaimana caranya mendapatkan Informasi Publik dari Badan Publik. Badan Publik yang dimaksud adalah lembaga pemerintah atau non-pemerintah yang menggunakan dana APBD/APBN, sumbangan masyarakat, atau bantuan dari luar negeri.


Berikut flow chart yang saya buat berdasarkan UU No 14 Tahun 2008:


Download versi PDF

Senin, 01 Juli 2013

Asas Kekeluargaan

Apa itu asas kekeluargaan? Dalam UU koperasi disebutkan bahwa perekonomian Indonesia dibangun salah satunya berdasarkan asas kekeluargaan. Namun seperti apa asas kekeluargaan itu? Walau dalam undang-undang menyebutkan seperti ini, lain dari realitas. Saya tidak tahu kalau didunia kerja seperti apa, namun didunia pendidikan yang sudah diikuti selama 12 tahun, saya sendiri tidak tahu asas kekeluargaan seperti apa. Apakah asas kekeluargaan itu ketika kita membuat koperasi lalu menunjuk pengurus dari keluarga kita? Nampaknya pemerintah gagal dalam menanamkan ideologinya kedalam sanukbari masyarkat. Padahal pemerintah mempunyai instrumen untuk menanamkan ideologinya, yaitu Pendidikan Kewarganegaraan. Mengikuti pelajaran itu seperti kita tersedot pada imajinasi sebuah negara utopia. Padahal relitas dimasyarakat tidak seindah yang digambarkan oleh text book, bahkan beberapa pengajar skeptis terhadap apa yang diajarkan. Maka tidak heran bila masyarakat mempertanyakan negeri ini, mempertanyakan pemerintahannya, mempertanyakan masyarakatnya, mempertanyakan keluarganya.

Minggu, 16 Juni 2013

Argumentasi Subsidi BBM



Pemerintah berencana menaikan harga BBM. Berbagai pihak beragumentasi, soal pro-kontra kebijakan sensitif ini. Nah, buat melengkapi argumen tentang kebijakan ini, salahsatunya dari dosen saya, yaitu pak Arief Anshory. Beliau selain mengajar, juga peneliti di Unpad. Data ini didapat dari chatting beliau dengan teman saya, tentu dengan berbagai perubahan tanpa maksud merubah apa yang dimaksud. 

Berikut pandangan beliau menanggapi argumentasi yang menolak subsidi BBM dialihkan:
 
Berdasarkan logika deduksi yang salah.
Ada 2 kezaliman A dan B.
A = subsisi BBM karena tidak adil. B = lainnya: pengelolaan APBN, energi management, korupsi, tax evasion.
Kemudian disimpulkan. Karena A jelek, pemerintah sebaiknya buang B.
Tidak begitu. dua-duanya A dan B itu zalim.
Mari sama-sama kita buang. dan A dan B itu tidak terkait langsung. yang satu BBM tidak adil, yang satu kezaliman yang lain. Artinya kalau kita fokus membuang kezalimang B, kemudian A dibiarkan maka kita membiarkan kezaliman.

Usulan mereka membatasi konsumsi BBM orang-kaya itu bagus saja. tetapi tidak implementable tidak mungkin dilakukan tanpa menyesuaikan harga kecuali birokrasi kita sekuat negara komunis seperti China. Sementara kita negara berdasarkan mekanisme harga.
Indonesia negara besar, penduduk banyak, luas wilayah besar, kepulauan. Tidak mungkin mengontrol konsumsi BBM. Harga hanya satu-satunya instrumen penyesuaian.

BLSM tidak efektif mengurangi kemiskinan? memang iya. Tujuannya bukan mengurangi kemiskinan tapi secara sementara meredam dampak inflasi agar yang miskin dpt bertahan. Kalau mengurangi kemiskinan ada program-program bukan sementara yang lain PKH, RASKIN, BSM, PKPM dan banyak lagi. Jadi kaya mengkritik mahasiswa karena tidak bisa mengajar. Memang mahasiswa fungsinya bukan mengajar, dosen iya.

Pengurangan subsidi BBM mengurangi pertumbuhan ekonomi. Bohong. Simulasi Reforminer nggak jelas. Tidak masuk akal. Justru kalau subsidi BBM dikurangi dan dialokasikan ke pengeluaran yang lain ada multiplier efek. Saya yakin simulasi yang dilakukian reforminer hanya simulasi mengurangi subsidi BBM, tanpa mengalokasikannya kembali ke perekonomian. Seharusnya simulasi dilakukan secara bersama-sama, mengurangi subsidi dan mengalokasikannya seratus% ke pengeluaran lain. Dengan ini GDP tidak akan turun.

BLSM tidak efektif karena targetnya hanya orang miskin saja yang hampir miskin tidak. Kurang banyak baca yang nulisnya. Target BLSM itu 15,5 juta rumah tangga. Sementara orang miskin itu 28 juta orang dibagi 4 berarti 7 juta rumah tangga. Maka bukan hanya RT miskin saja yang dikasih.

Kamis, 13 Juni 2013

walaupun hidup 1.000 tahun hanya sembahyang, apa gunanya?

apa gunanya bila kau hidup selama puluhan, ratusan, ribuan tahun, beribadah setiap waktu, namun tak dapat memberikan perubahan lebih baik kepada sekitar, baik itu bangsa, negara, masyarakat, bahkan keluarga buat apa?